Assalamualikum Wr Wb
Berjumpa lagi bersama saya. Di postingan kali ini saya akan mengkonfigurasi DHCP Server untuk dua client. Berikut adalah alat, bahan beserta langkah langkah konfigurasinya sebagai berikut
Alat dan Bahan
-Mesin Virtual Windows Server 2012 berbasis GUI
Langkah-Langkahnya:
1. Setelah masuk tampilan Windows Server 2012, klik tombol Windows + R, lalu ketikkan perintah sconfig.
2. Tujuan kita masuk ke sconfig adalah untuk mengubah settingan IP Address pada Windows Server kita. Ketikkan angka 8 untuk maasuk ke menu Network Settings, lalu ketikkan angka 10 untuk memilih index nya. Seperti gambar dibawah ini.
3. Lalu ketikkan angka 1 untuk mengubah alamat IP Address Server, lalu ketikkan huruf S untuk Static IP.
4. Lalu masukkan alamat IP yang sesuai kalian inginkan. Disini saya menggunakan alamat IP 192.168.100.1 lalu Subnet Mask IP nya secara default yaitu 255.255.255.0
kemudian Default Gateway nya saya menggunakan 192.168.0.254.
5.Setelah menekan Enter secara otomatis alamat IP terubah, lalu langkah selanjutnya adalah mengubah nama Server kita disini saya menggunakan nama saya. Ketikkan angka 2, lalu ketikkan nama server yang kalian inginkan disini saya menggunakan nama saya sendiri.
6. Setelah mengubah nama server secara otomatis kita disuruh untuk merrestart server kita. Setelah merrestart kita masuk ke Server Manager, pilih Manage lalu klik Add Role and Features
7.Setelah menambahkan satu role dan feature akan muncul pop up seperti dibawah ini dimana password administrator harus lebih aman, alamat IP juga sudah disetting, Security Update juga harus sudah selesai terinstal.Klik Next saja
8.Memilih type instalasi maka pilih saja yang pertama atau role-based or feature-based instalation. Lalu klik Next
9. Memilih diantara dua server, disini kita menggunakan server pool lalu cek IP address yang telah dibuat tadi pada awal konfigurasi tadi. Lalu klik Next
10. Tambahkan role DHCP Server, Klik 2 kali DHCP Server.
11. Setelah itu akan muncul pop up untuk menambahkan adminstration tool untuk DHCP Server. Klik Add Features.
12. Untuk penambahan features lainnya tidak perlu langsung klik Next saja
13. Langkah selanjutnya adalah ringkasan tentang DHCP Server. Klik Next saja
14. Lalu konfirmasi selanjutnya adalah hanya mengeklik install untuk menambahkan fitur DHCP Server
15. Setelah mengeklik Install proses instalasi akan dimulai, silahkan tunggu beberapa saat setelah selesai lalu klik Close
16. Setelah itu klik gambar ikon bendera pada server manager, lalu klik "Compleate DHCP configuration".
17. Selanjutnya klik "Commit" untuk mendifinisikan DHCP User.
18. Ringkasan terakhir dari konfigurasi DHCP Server,klik Close.
19. Setelah mengeklik Close, Lalu Restart Server tersebut.
20. Setelah server di Restart secara otomatis server akan kembali Fresh. Masuk ke Server Manager lalu pilih Tools kemudian klik DHCP.
21. Lalu langkah selanjutnya adalah klik kanan pada IPV4, lalu pilih new scope
22. Lalu akan muncul pop up baru untuk menambahkan Scope baru. Klik Next
23. Buat nama group beserta deskripsinya. Disini saya menggunakan nama saya untuk nama group dan description nya nama kelas saya. Klik Next
24. Mengisikan range IP Address yang akan digunakan untuk client-client DHCP. Disini saya menggunakan start IP dari 192.168.100.2 sampai 192.168.100.50. Kemudian klik Next
25. Selanjutnya adalah menambahkan IP Exclusion atau alamat IP yang tidak akan diberikan oleh server untuk client nantinya. Disini saya menggunakan start IP address dari 192.168.100.2 Sampai 192.168.100.7 lalu Add kemudian klik Next.
26. Memberikan durasi untuk terhubungnya client ke DHCP Server. Disini kita menggunakan durasi default yaitu 8 Hari. Lalu klik Next.
27. Selanjutnya klik "Yes" untuk memberikan konfigurasi tambahan, klik "No" jika tidak ingin memberikan konfigurasi tambahan. Disini kita memilih "Yes" karna kita disini akan menambahkan beberapa konfigurasi lagi. Kemudian klik Next
28. Isikan IP Gateway untuk konfigurasi selanjutnya. Disini saya menggunakan 192.168.0.254. Kemudian pilih Add klik Next
29. Kemudian adalah hanya ketikkan Parent Domain yang akan didaftarkan nantinya kemudian klik Next.
30, Langkah selanjutnya adalah menambahkan IP Address wins Server untuk menconvert dengan server name. Disini saya tidak menambahkan IP tersebut. Klik Next
31. Berikut adalah mengaktifkan Scope yang tadi kita buat. Klik Next.
32.Pop Up Terakhir adalah menyatakan selesai nya configurasi scope. Klik Finish
33.Tampilan scope yang telah dibuat seperti gambar dibawah ini.
34.Pada client pertama disini saya menggunakan Windows 10. Masuk ke Command Prompt lalu Ketikkan perintah ipconfig /release untuk melepaskan IP yang lama.
35. Lalu ketikkan ipconfig /renew untuk mendapatkan IP DHCP yang baru
36.IP DHCP pada client pertama sudah didapatkan
37.Pada Client kedua disini saya menggunakan Windows 7.
38. Masuk ke menu control panel lalu pilih Local Area Network. Pilih Details lalu IP DHCP sudah diterima otomatis oleh client ke 2.
Cukup sekian materi dari saya, jangan lupa tinggalkan komentar di kolom komentar saya...
Kurang lebihnya mohon maaf
Assalamualikum Wr.Wb





































No comments:
Post a Comment